Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan

12/15/2010

5 Fakta Tentang Buah Apel


Inilah 5 Fakta Mengenai Buah Apel


Apel merupakan buah yang cukup mudah didapatkan.
Rasanya yang manis dan segar cocok dijadikan kudapan langsung, atau dijadikan jus, salad, bahkan cake.
Namun bukan hanya rasanya yang menakjubkan, apel juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.
Anda pasti mengetahui berbagai manfaat apel bagi kesehatan sehari-hari.
Jadi, kenapa tak mulai membiasakan diri untuk menikmatinya sebutir tiap hari?

1. Apel merupakan slow food
Buah ini mengandung serat sebanyak 5 gr, atau 20 persen dari kebutuhan asupan harian Anda.

Karena keras, apel mengharuskan Anda untuk mengunyah dengan sabar, dan hal ini bisa memberikan sinyal pada tubuh bahwa Anda kenyang, sebelum Anda terlalu banyak mengonsumsi kalori.

Pemanis alami dalam apel memasuki aliran darah secara bertahap, membantu Anda menjaga kadar gula darah dan tingkat insulin tetap stabil, sehingga Anda merasa kenyang lebih lama.

Hal ini kebalikan dari snack dengan pemanis buatan, yang membuat Anda cepat lapar kembali.

2. Apel membantu Anda bernafas lebih mudah
Perempuan yang mengonsumsi apel saat hamil, akan melahirkan anak dengan resiko penyakit asma yang berkurang, demikian menurut para peneliti dari Inggris baru-baru ini.

Buah ini juga dapat melindungi paru-paru orang dewasa, menurunkan resiko asma, kanker paru-paru, dan penyakit lainnya.


3. Apel bisa menurunkan kolesterol
Berkat dua komponen kunci, pektin (sejenis serat) dan polifenol (salah satu antioksidan kuat), apel dapat menurunkan kadar kolesterol darah dan mencegah oksidasi kolesterol jahat, proses kimia yang mengubahnya menjadi plak yang menyumbat arteri.

Untuk memaksimalkan manfaat apel, makan apel bersama kulitnya. Kulit apel memiliki dua sampai enam kali senyawa antioksidan.

4. Apel mampu melawan kanker
Hasil uji laboratorium menunjukkan bahwa beberapa senyawa dalam buah yang berair mengekang pertumbuhan sel kanker, tapi akan bekerja secara maksimal saat apel dimakan seluruhnya (minus batang dan biji, tentunya).

Orang yang mengonsumsi apel lebih dari satu dalam sehari akan menurunkan resiko beberapa jenis kanker (mulut, esofagus, usus besar, payudara, ovarium, prostat, dan lain-lain) sebesar 9 - 42 persen.



5. Apel membuat Anda pintar
Mungkin karena meningkatkan produksi asetilkolin, zat kimia yang mentransmisikan pesan antara sel-sel saraf, apel diperkirakan dapat menjaga otak tetap tajam seiring pertambahan usia,

meningkatkan memori, dan berpotensi mengurangi kemungkinan mendapatkan penyakit Alzheimer, demikian menurut sebuah penelitian terbaru dari University of Massachusetts at Lowell.

Penelitian ini memang baru dilakukan terhadap binatang. Namun tak ada salahnya bila Anda mulai mencoba membiasakan diri untuk mengonsumsi makanan ringan bergizi ini.
0 komentar

12/03/2010

3 Jenis Makanan yang Memperparah Jerawat

Di masyarakat, ada persepsi umum bahwa banyak makan kacang, goreng-gorengan dan buah alpukat dapat menyebabkan jerawat. Itu hanyalah mitos. Pemahaman umum di kalangan ilmiah selama ini adalah tidak ada makanan yang menimbulkan jerawat.

Namun, makanan tertentu diketahui dapat memperparah jerawat:


1. Gula dan Karbohidrat

Dalam Journal of American Academy of Dermatology edisi Juli 2010, Prof Bowe WP, dkk menyimpulkan bahwa makanan yang mengandung sejumlah besar gula halus dan karbohidrat berindeks glikemik rendah dapat memperburuk jerawat karena meningkatkan sekresi insulin dalam tubuh. Insulin selanjutnya memicu rangkaian reaksi biokimia yang meningkatkan sekresi sebum yang memperparah jerawat. Permen, es krim, batang cokelat dan keripik kentang adalah contoh makanan manis berindeks glikemik rendah.


2. Susu dan produk susu

Sejumlah penelitian telah menunjukkan hubungan positif antara konsumsi susu dan jerawat. Kehadiran hormon dan molekul bioaktif lainnya dalam susu diduga menjadi sebab mengapa susu dapat memperparah jerawat. Beberapa orang juga mengalami peradangan jerawat sebagai respon alergi terhadap protein susu.



3. Daging dan Produk Ayam

Ayam dan produk turunannya dapat merangsang perkembangan lesi jerawat karena hormon-hormon buatan yang digunakan untuk memacu pertumbuhannya.

Jika makanan tertentu tampaknya memperparah jerawat Anda, cobalah untuk menghindari makanan itu. Penting juga untuk diketahui bahwa mengkonsumsi makanan berminyak tidak membuat kulit jadi lebih berminyak, tetapi makan makanan itu dapat meninggalkan minyak di wajah, terutama di sekitar mulut. Minyak yang menempel dikulitlah yang dapat memperparah jerawat.
0 komentar
 
 

© Catatan Si Meow Copyright by Miss Rinda

Template by Blogger Templates | Show Wallpaper